Resep Roti Tawar Sederhana – 6 bahan saja! Terbaik

Roti Tawar Sederhana – 6 bahan saja!.

Resep Roti Tawar Sederhana – 6 bahan saja! Terbaik Hello mom,, selamat datang di situs resep masakan ini. Pada artikel kali ini kita memiliki Resep Roti Tawar Sederhana – 6 bahan saja!. Resep kali ini memiliki 6 Bahan utama, dan 12 cara memasaknya. Yuk langsung kita praktekkan membuat Roti Tawar Sederhana – 6 bahan saja!.

Resep Roti Tawar Sederhana – 6 bahan saja!

  1. 350 gr Tepung protein tinggi (Tepung Cakra).
  2. 7 gr (1 1/2 sdt) Ragi instant.
  3. 25 gr (2 sdm) Gula pasir.
  4. 250 ml Air hangat – sekitar 40°C.
  5. 20 g (1 1/2 sdm) Minyak sayur atau olive oil.
  6. 1 sdt garam.

Untuk membuat hidangan kali ini anda akan dapat melakukannya dengan mudah dan sederhana. Olahan Roti Tawar – Roti tawar adalah salah satu jenis makanan praktis yang hampir digunakan oleh semua orang menjadi tean sarapan pagi. Namun jika teralalu sering mengonsumsi roti tawar degan olahan yang hanya itu – itu saja maka dapat dipasatikan tak lama rasa bosan akan menghampiri anda. Misalnya saja pizza roti tawar yang kriuk dan lezat dengan lelehan keju mozzarella nya atau puding roti tawar Aku dulu pernah membuat puding roti tawar, dengan bahan utama roti tawar dicampur dengan Sebenarnya puding roti tawar sederhana ini ditaburi kismis akan terasa lebih nikmat, tapi. Кадры из видео ROTI TAWAR DENGAN BAHAN SEDERHANA.

Langkah – Langkah Roti Tawar Sederhana – 6 bahan saja!

  1. Dalam satu mangkuk, tambahkan air hangat, ragi instan, dan 1 sdm gula pasir (kita akan gunakan sisanya nanti). Diamkan selama 5-10 menit atau sampai ragi berbuih banyak (lihat note 2).
  2. Sambil menunggu ragi berbuih, timbang terigu dan sisihkan. Siapkan mangkuk besar dan masukkan sisa gula, garam, dan minyak. Tambahkan campuran ragi yang sudah berbuih. Aduk sampai merata (fully incorporated) dengan spatula..
  3. Tambahkan tepung secara bertahap, bagi dalam 4 bagian. Jadi, tambah tepung lalu aduk rata, tambah lagi lalu aduk rata, sampai tepung habis. Aduk sebisanya..
  4. Sekarang, gunakan tanganmu (jgn lupa cuci tangan!) untuk meremas adonan sehingga tercampur rata lalu uleni adonan (lihat note 2). Memang awalnya lengket, tapi adonan akan perlahan menjadi satu bola. Terus uleni selama 7 menit atau sampai kalis. Tips: Kalian bisa menambahkan sedikit tepung di permukaan kerjamu supaya tidak lengket. Jika kamu rasa adonanmu terlalu basah, tambahkan terus tepung sedikit2 sampai adonan bisa menjadi satu..
  5. Taruh adonan didalam mangkuk besar yg sudah diolesi minyak dan tutup dengan cling wrap/ kain basah. Biarkan adonan menggembang sampai 2 kali ukuran awalnya sekitar 1 jam..
  6. Setelah mengembang, tonjok-tonjok adonan dan uleni sebentar (1 menit). Bentuk sesuai dengan loyang* yang digunakan. Tutup dan diamkan lagi untuk menggembang selama 30 menit. *standard loaf pan 9"x 5" (indo: 25.5cm x 13.5cm x 5.8cm).
  7. Sebelum 30 menit ini habis, panaskan oven ke 175°C. Setelah adonan sudah menggembang melebihi loaf pan (sekitar 3 cm), panggang roti dengan api atas bawah selama 35-40 menit..
  8. Pastikan bagian atas roti berwarna golden brown lalu angkat dan bisa diolesi dengan mentega, butter, atau susu agar mengkilap. Biarkan dingin selama 10 menit lalu angkat dari loaf pan (agar uap air tidak terperangkap dan membuat roti soggy/basah)..
  9. Biarkan roti dingin baru bisa dipotong sesuai ukuran sendiri. Gunakan pisau roti yang bergerigi untuk hasil rapih. Bisa disimpan di suhu ruangan sampai 2 hari atau masukkan kulkas sampai 5 hari. Tips: Lebih mudah memotong roti kebalik (bagian bawah duluan)..
  10. Dengan memotong roti menjadi 15 keping (relatif tebal), satu keping mengandung 106 kalori. Roti yang biasa dipanggang dulu lalu diolesi selai/meses sungguh merupakan menu sarapan yang mudah dan enak. Dengan kandungan karbohidrat yang tinggi, sarapan ini memberikan tubuhmu asupan energi yang cukup untuk memulai aktivitasmu di pagi hari! *tabel nutrisi ini hanyalah perkiraan dan akan bervariasi dengan penggunaan bahan yang berbeda.
  11. Notes: (1) Untuk ragi menghasilkan buih, mereka membutuhkan makanan (gula). Ragi instan yang berbuih menandakan bahwa ragi ini masih bisa dipakai dan jika hanya berbuih sedikit, lebih baik dibuang raginya dan gunakan ragi baru dari awal..
  12. (2) Tujuan menguleni adonan adalah agar gluten terbentuk dan mampu menjaga struktur adonan ketika gas dikeluarkan ragi. Jadi kalau nanti hasil akhirnya ada bolongan besar artinya adonannya masih kurang diuleni. Caranya? saya rasa https://id.wikihow.com/Menguleni-Adonan menjelaskannya dengan sangat baik..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *